Blogger Bukanlah Hacker

Blogger images

Hari ini para blogger dikejutkan dengan pernyataan salah seorang “Pakar Telematika” berinitial RS untuk menanggapi rancangan Undang-Undang tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) oleh pemerintah yang hari Selasa (25/3) ini telah disetujui untuk diundangkan oleh DPR yang dimuat di Kompas Online, berikut ini :

Meski demikian, ia (RS) mengingatkan bahwa meski telah memiliki undang-undang, yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan ada perlawanan dari para ’blogger’ dan ’hacker’ yang biasanya akan mengganggu sistem pemblokiran tersebut.

Dari pernyataan diatas, tentu saja hal ini mengundang protes dari para Blogger se-Indonesia karena “Blogger” menjadi satu kategory dengan “Hacker”. Secara pribadi, saya berpendapat mungkin saja yang dimaksudkan oleh Bpk RS ini adalah para blogger yang telah melenceng dari tujuan dan fungsi blog itu sendiri, dengan memuat atau menulis content tentang “Pornografi” atau hal-hal yang mengumbar nafsu, atau istilah yang sering saya dengar adalah “Blog Bokep”, makar, atau kegiatan separatis. Saya tak tau…

Namun, jika hal tersebut adalah suatu “tuduhan” atau sekedar melecehkan orang-orang yang berprofesi sebagai blogger, saya katakan “Salah” dan saya yakin para blogger tidak mau berdemo hanya sekedar memprotes pernyataan tersebut, karena mereka adalah kumpulan orang-orang “PINTAR” yang hidup dengan thousand ideas. Blogger BUKANLAH hacker! (Saya sertakan link arti sebenarnya dari kedua kata/profesi tersebut), atau kalau masih kurang jelas, silahkan baca di blog-nya mas Romi Satria Wahono, Foundernya IlmuKomputer.com.

Yang saya tau tentang seseorang yang berprofesi sebagai blogger, khususnya yang “Make Money Online From Blogger” sebagai berikut :

  • Mereka bekerja hanya bermodalkan PC butut dan koneksi internet, untuk menulis content pada blognya, baik itu news, pengalaman, tutorial atau lainnya,
  • Mereka bekerja tanpa merepotkan orang lain (Tidak menulis lamaran atau bikin demo supaya membuka lowongan kerja, kalau demonya itu tidak digubris malah melakukan pengrusakan dan pembakaran,
  • Mereka bekerja dan terus belajar untuk menghasilkan uang dengan tekad dan kemauan yang keras (Belajar secara autodidak),
  • Mereka mendatangkan income bagi dunia perbankan Indonesia, karena terkadang uang (earning) yang didapatnya dikirim berupa chek, dan untuk menukarnya, mereka harus ke bank dan butuh waktu yang lama juga biaya yang tidak sedikit.
  • Dan lain-lain.

Menurut pendapat saya, ini adalah tantangan buat Bloggers Indonesia agar lebih giat menulis dan lebih profesional.
Note : Picture by Cartoonstock.com

Relevan Post :

0 Responses so far to “Blogger Bukanlah Hacker”


  1. No Comments

Have something to say?