Install Wordpress Secara Manual

Tulisan ini sekedar menambahkan... dari tulisan saya sebelumnya "Membuat blog dengan menggunakan domain sendiri" karena sampai saat ini masih saja ada provider hosting yang tidak menyediakan feature Fantatisco.  Namun jangan kuatir karena proses instalasi wordpress ini bisa dilakukan secara manual/manual installation. Caranya sangat mudah, dan kalau anda baca tutorial ini dan mengerti, saya yakin proses instalasinya tidak akan memakan waktu yang lama dan bertambahnya biaya untuk koneksi internet :).

Pertama-tama anda harus mendownload terlebih dahulu CMS wordpress (untuk versi terakhir/latest version) disini, dan biasanya dalam bentuk zip untuk Windows dan tar.gz untuk Linux, setelah itu save di hard disc/usb anda dan jangan lupa untuk meng-extract atau unzip file tersebut ke dalam folder yang sama. Untuk menguploap (upload itu sama seperti mengirim/mentransfer bisa juga memasukan) file wordpress yang sudah anda exrtact tadi, gunakan saja FTP (FTP itu singkatan dari File Transfer Protocol yang berfungsi sebagai penghubung/gateway ke sebuah host dan biasanya menggunakan Port 21) yang bisa anda download disini. Setelah anda download, silahkan diinstal di PC kemudian jalankan program (FTP) tersebut. Setelah itu masukin nama host yang anda dapatkan melalui email konfirmasi dari hosting provider, berikut username dan password setelah itu lakukan proses konektivitasi.

Jika sudah konek (anda berada didalam server hosting) klik directory public_html, jika sudah berada didalam directory tadi, silahkan meng-upload file wordpress anda. Namun, jika anda menghendaki blog anda itu berupa sub domain (Contok : http://domainku.com/blog), didalam directory public_html, click kanan pada mouse dan pilih "Make directory" kemudian masukkan kata blog, dan uploadlah file wordpress tadi didalam directory blog. FTP juga bisa melalui DOS namun sedikit lebih sulit bagi yang belum familiar dengan DOS command. Setelah file-file wordpress tadi sudah ter-upload, langkah berikutnya adalah membuat database name, username dan password dan lainnya. Untuk memulainya, anda terlebih dahulu login ke cPanel hosting, setelah itu pilih menu MySQL® Databases dan jika anda sudah berada di MySQL® Databases silahkan mengisi form yang ada seperti gambar dibawah ini :

database screenshot

Sedikit catatan untuk yang nomor 2, password sebaiknya yang unik dan dikombinasikan antara karakter angka dan huruf (misalkan : m4nu51ab0doh atau lainnya) dan untuk yang nomor 2, pilih saja defaultnya yaitu "ALL". Dan jangan lupa ikuti langkah demi langkah sampai selesai agar terhindar dari sql error atau lainnya sewaktu proses instalasi nanti. Setelah selesai, anda kembali ke FTP dan carilah file yang bernama wp-config-sample.php, jika sudah ketemu klik kanan pada mouse dan pilih "EDIT". File wp-config-sample.php itu berisikan tentang konfigurasi database wordpress anda atau tepatnya blog anda. Lihat contoh dibawah ini, apa saja yang perlu diedit :

SQL:
  1. <!--p<--> // ** MySQL settings ** //
  2. define('DB_NAME', 'wordpress'); // The name of the DATABASE <strong>(ubahlah "wordpress" sesuai dengan nama DATABASE anda)</strong>
  3. define('DB_USER', 'username'); // Your MySQL username <strong>(ubahlah "username" sesuai dengan username password anda)</strong>
  4. define('DB_PASSWORD', 'password'); // ...AND password <strong>(ubahlah "password" sesuai dengan password untuk DATABASE anda)</strong>
  5. define('DB_HOST', 'localhost'); // 99% chance you won't need to change this value
  6. // You can have multiple installations in one database if you give each a unique prefix
  7. $table_prefix = 'wp_'; // Only numbers, letters, and underscores please!
  8. // Change this to localize WordPress. A corresponding MO file for the
  9. // chosen language must be installed to wp-includes/languages.
  10. // For example, install de.mo to wp-includes/languages and set WPLANG to 'de'
  11. // to enable German language support.
  12. define ('WPLANG', '');
  13. /* That's ALL, stop editing! Happy blogging. */
  14.  
  15. define('ABSPATH', dirname(__FILE__).'/');
  16. require_once(ABSPATH.'wp-settings.php');
  17. ?>
  18.  
  19.  

Setelah selesai mengedit file wp-config-sample.php, jangan lupa untuk "SAVE AS" dan berilah nama untuk file tersebut menjadi wp-config.php (Ini sangat penting dan jangan sampai lupa ya...).

Kemudian bukalah web-browser yang baru (IE,Mozilla atau lainnya) dan ketik URL kita seperti contoh http://domainku.com/install.php atau jika berada dalam sub-domain anda bisa mengetiknya dengan http://domainku.com/blog/install.php. Dan resultnya seperti pada gambar dibawah ini :

Install Wordpress

Ikuti saja step-by-step sampai selesai dan jangan lupa untuk mencatat username dan password yang bisa anda logins ke dasboard blog anda melalu http://domainku.com/wp-admin atau http://domainku.com/blog/wp-admin.

Relevan Post :

Have something to say?